Kamis, 08 November 2018

Nyeri Tulang Ketika Udara Dingin

Beberapa orang kerapkali mengeluhkan tulang yang sakit dikala udara dingin. Sebenarnya ini menerangkan sakit apa sih? Keluhan ini merupakan salah satu yang paling sering ditanyakan pembaca ke Konsultasi Tulang.

Pertanyaan seputar nyeri sendi dikala udara cuek antara lain dilayangkan oleh Mobiana (21). Ia mengaku telah 4 tahun sering megalami linu yang sakit sekali pada dikala keadaan dingin. "Saya sering ke dokter tapi semua jawaban hanya problem alergi hawa cuek gitu saja, padahal saya berharap ada jawaban yang sangat akurat, tapi belum saya dapatkan hingga dikala ini. Soalnya apa, gejala yang saya alami tidak beda jauh dengan rematik dan sejenisnya. Tapi jawabannya tidak problem itu. Yang jadi pertanyaan saya, penyakit apa yang menyerang tulang saya Dok?"

Menurut pengasuh Konsultasi Tulang , dr Benedictus Megaputera, MSi, SpOT, udara cuek sanggup memicu timbulnya nyeri sendi, tetapi hal ini ini bukan disebabkan oleh udara cuek itu sendiri. Terjadinya perubahan tekanan udara (barometrik) di dikala udara dingin, yaitu tekanan udara menurun, maka terjadi penurunan tekanan udara. Saat itu terjadi, jaringan badan mengembang (ekspansi).

"Mengembangnya jaringan inilah yang menjadikan timbulnya rasa nyeri. Bila kondisi ini yang terjadi, maka terapinya yaitu menciptakan perubahan tekananan udara menjadi tidak terlalu besar bagi badan Anda, yaitu masuk ke dalam ruang yang hangat atau menutup badan dengan pakaian tebal atau hangat," ucap dr Benedictus yang juga dosen tetap di Fakultas Kedokteran Unika Widya Mandala Surabaya.

Nyeri tulang juga sanggup dipicu penyebab lain yaitu Rheumatoid Arthritis (RA) dan Systemic Lupus Eritematosus (SLE). Keduanya merupakan penyakit keradangan sendi jawaban proses gangguan sistem kekebalan badan (autoimmune).

dr Benedictus menyarankan kalau keluhan ini dirasakan, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter seorang jago orthopaedi di rumah sakit terdekat untuk mendapat saran terapi yang terbaik sesuai dengan keluhan. Selain itu, dibutuhkan pula menyelidiki rentang gerak sendi dan menyelidiki apakah ada perubahan bentuk sendi. Pemeriksaan penunjang ini dilakukan melalui investigasi darah dan rontgen.

Pemeriksaan fisik mencakup beberapa investigasi yaitu bertujuan untuk mengetahui rentang gerak sendi dan mengevaluasi stabilitas sendi. Pemeriksaan penunjang terhadap persendian, mencakup foto rontgen (xray) yang bertujuan untuk mengetahui kondisi tulang atau sendi. Sedangkan Magnetic Resonance Imaging (MRI) bertujuan untuk mengetahui keadaan struktur jaringan lunak/non tulang.

"Pemeriksaan-pemeriksaan ini dibutuhkan untuk mengetahui penyebab (mendiagnosis) keluhan Anda sehingga sanggup dilakukan perencanaan terapi yang sempurna dan terakurat," tutupnya.

Artikel Terkait

Nyeri Tulang Ketika Udara Dingin
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email