Kamis, 08 November 2018

Bagi Diabetesi, Konsumsi Masakan Tinggi Serat Bantu Kontrol Gula Darah

Guna mengontrol kada gula darah, selain meminimalisir konsumsi asupan dengan kadar glukosa dan karbohidrat tinggi, penyandang diabetes juga bisa menerapkan konsumsi serat secara rutin. Apalagi, serat cukup gampang didapat contohnya saja dari buah dan sayur.

"Makanan tinggi serat bisa menurunkan kadar gula darah. Sebab, serat berfungsi menghambat proses perembesan makanan yang dikonsumsi ke dalam darah. Jadi, bila mengonsumsi makanan berserat tinggi peningkatan gula darahnya tuh pelan-pelan," ucap Prof. Dr. dr. Achmad Rudijanto, SpPD-KEMD.

Pria yang dekat disapa Prof Rudi ini mencontohkan, ketika pasien diabetes mengonsumsi gula pasir contohnya dalam teh hangat, kadar gula darah ototmatis akan naik sebab gula pasir intinya merupakan karbohidrat. Sebaliknya, ketika mengonsumsi sayuran, kadar gula darah tidak akan naik drastis sebab karbohidrat dalam sayuran tidak pribadi diserap dalam darah.

"Sehari jumlah serat yang kita konsumsi paling tidak 60 gram untuk seribu kalori," lanjut Prof Rudi, ditemui di sela-sela Indonesia Diabetes Leadership Forum di JW Marriot, Kuningan, Jakarta.

Terkait konsumsi gula khusus diabet yang dibentuk dari jagung, berdasarkan Prof Rudi meskipun dikatakan tidak mengandung kalori, intinya tetap mengandung kalori. Hanya saja, kalori yang terkandung dalam gula jagung tidak menimbulkan kenaikan kadar gula darah secara drastis.

"Anda makan daging murni protein setengah kilo, penaikan gula darah Anda tidak seberapa. Namun, bila Anda makan nasi setengah kilo niscaya gula darah Anda pribadi naik," imbuhnya.

Artikel Terkait

Bagi Diabetesi, Konsumsi Masakan Tinggi Serat Bantu Kontrol Gula Darah
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email